PAN dan PDIP Tunda Rekomendasi

Duet incumbent Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) jilid sepertinya masih harus bersabar menunggu penyerahan rekomendasi dukungan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Sebab, kedua partai tersebut masih menunda penyerahan rekomendasi resminya. Khusus PDIP, Ketua Umum DPP Megawati Soekarnoputri dijadwalkan akan menyerahkan rekomendasi pekan depan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) PDIP Sulsel. Hanya saja, belum ada kepastian PDIP akan mendukung siapa, sebab akan dibahas lagi dalam rakerdasus itu.

“Biasanya penyerahan rekomendasi pilgub selalu dirangkaikan dengan rakerdasus dan dihadiri ketua umum partai. Nanti saat penyerahan rekomendasi baru diketahui siapa kandidat yang direkomendasikan,” ujar Sekretaris DPD PDIP Sulsel Rudy Peter Goni,kemarin. Rudy mengatakan, alasan ditundanya penerbitan rekomendasi PDIP lantaran petinggi partainya tengah fokus di Pilgub DKI Jakarta.

“Kemungkinan minggu depan, setelah Pilgub DKI Jakarta selesai.Ibu Mega baru akan ke Makassar menyerahkan langsung rekomendasi partai untuk Pilgub Sulsel,”tutur Rudy. Di sisi lain, Syahrul Yasin Limpo mengklaim bahwa semua partai pengusungnya di Pilgub Sulsel 2007 tetap solid. “Saya tidak ditinggalkan partai pengusung saya di pilgub lalu.Semua masih solid bersama di pilgub mendatang, termasuk PDIP,”ujar Syahrul.

Sementara itu, penyerahan rekomendasi PAN juga ditunda hingga setelah Ramadan mendatang. Awalnya, penyerahan rekomendasi diagendakan Juli ini. Ketua DPW PAN Sulsel Ashabul Kahfi mengatakan,alasan ditundanya penyerahan rekomendasi lantaran Hatta Rajasa tak bisa hadir dalam dua pekan ke depan, sehingga harus ditunda. “Penyerahan secara resmi baru akan kami lakukan setelah Ramadan.Pak Hatta mau menyerahkan langsung. Bulan ini beliau tak ada waktu lowong,” tuturnya.

Menurut Kahfi, penyerahan rekomendasi nanti akan dirangkaikan dengan deklarasi PAN dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PAN Sulsel. “Namun, kami belum tahu apakah nantinya deklarasi secara bersamaan atau terpisah dengan parpol koalisi di pilgub. Itu mungkin masih akan dibicarakan teknisnya,”kata dia.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel