Naisyah Tun Asikin

KEPALA Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar Naisyah Tun Asikin mengatakan, puskesmas dan rumah sakit di Makassar masih kekurangan tenaga perawat. Tenaga perawat yang ada saat ini baru sekitar 1.200 orang. Sehingga rasio jumlah perawat dan pasien belum berimbang,” kata Naisyah di Makassar, kemarin. Menurut dia, untuk menunjang tenaga medis dan paramedis, pada 2012 dijadwalkan menambah perawat yang akan ditempatkan di sejumlah rumah sakit atau puskesmas.

Sementara penempatan tenaga perawat itu, lanjut dia, diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan tenaga paramedis di Puskesmas Antang dan Sudiang, Makasssar. Selain itu, juga untuk mengisi kebutuhan tenaga perawat puskesmas yang baru dibangun yakni Puskesmas Jongaya, Makassar yang peroperasiannya pada 2012.

”Pentingnya penambahan jumlah tenaga perawat itu, termasuk pendistribusian perawat ke puskesmas atau rumah sakit yang masih minim perawatnya, bertujuan memberikan layanan optimal kepada masyarakat,” katanya. Hal itu berkaitan dengan upaya mendukung program pelayanan kesehatan gratis yang telah dilaksanakan sejak 2008.

Sementara anggaran yang dialokasikan dari APBD 2012 sebagai dana pendukung program kesehatan di Makassar, tercatat sebesar Rp8,1 miliar. Dana tersebut digunakan untuk merehabilitasi dan menambah puskesmas serta puskesmas pembantu yang bertujuan meningkatkan layanan kesehatan di kota berjuluk Anging Mammiri ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel