perkembangan signifikan

Kontingen Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berlaga di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XII, Batam, Kepulauan Riau, menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga pelaksanaan hari Rabu (21/9), Sulsel telah meraih 5 emas, 6 perak, dan 2 perunggu.

Emas Sulsel baru datang dari dua cabang olahraga (cabor),yakni atletik dan karate. Tiga disumbangkan karate dan satu dari cabor atletik nomor lempar lembing. Sementara perolehan perak Sulsel kembali bertambah. Tiga medali perak berhasil didulang dari cabang renang 100 meter gaya kupu-kupu putra, lempar lembing putri, dan lari 1.500 meter putri.

Tiga emas di cabang karate disumbangkan A Tommy Aditya dan Ririn Resna masing-masing di nomor kata perseorangan putra dan putri. Emas selanjutnya disumbangkan karateka Duhril Ramadhan dari kelas kumite -55 kg putra. Atlet lempar lembing Sulsel Sri Umi Utami melengkapi lima emas.

Pada cabang lempar lembing, Sulsel mendominasi perolehan medali dengan menempatkan atletnya juga meraih medali perak melalui Ayu Andini.Di nomor ini atlet Papua harus puas di posisi ketiga dengan perolehan perunggu. Medali perak lainnya kembali disumbangkan dari cabor nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra.

Sulsel melalui Riskianto harus puas di urutan kedua sekaligus meraih medali perak, setelah gagal menaklukkan perenang Jawa Tengah Sapto Nugroho yang lebih dulu menyentuh dinding kolam di finis dan meraih medali emas. Medali perunggu di nomor ini diraih Narizal (Sumbar). Sebelumnya, Selasa (20/9), Sulsel juga mengantongi medali perunggu pada cabang renang 400 meter gaya ganti perseorangan putra atas nama Riskianto.

Medali emas diraih Bertha Sarira Bone yang turun di nomor lari 800 meter putri dan medali perak diraih Akil pada nomor lempar lembing putra. Pada hari pertama Pomnas XII,Sulsel menyabet dua medali perak atletik nomor tolak peluru atas nama Sri Umi dan Bertha Sarira Bone dari nomor lari 400 meter putri. Perunggu disumbangkan Riskianto pada cabang renang 200 meter gaya ganti perseorangan putra.

Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Sulsel Nasaruddin Salam mengatakan cukup puas dengan perolehan medali Sulsel tersebut. Pihaknya mengaku tetap optimistis akan mampu menempati posisi 5 besar. “Kemarin baru satu emas saja kami sudah ada di posisi kedelapan. Sekarang sudah lima emas kemungkinan akan bergeser ke posisi keenam atau kelima sementara. Kami yakin akan sesuai target, yakni peringkat 5 besar,“ sebutnya.

Menurut Nasaruddin,biasanya juara pertama Pomnas paling tinggi akan menyabet sembilan sampai 10 emas. Sulsel, ujar dia, masih memiliki beberapa cabang andalan yang terus lolos ke babak selanjutnya. “Ini kan baru karate,itu pun baru dua nomor. Kami masih punya silat dan takraw yang terus lolos ke babak selanjutnya. Semua ini berpotensi menyumbang emas,“ ungkapnya.

Di daerah lain,menurut Nasaruddin, memang terkesan cepat mendulang emas karena hanya mengikuti beberapa cabor yang dipertandingkan dan memang andalan mereka. “Kami kan mengikuti semua cabor yang tentu peluang menambah medalinya lebih besar,“ pungkasnya. Demikian catatan online Mbuh yang berjudul perkembangan signifikan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel