rusak parah sepanjang 35 kilometer

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI Makassar segera menambal jalan poros Tanjung Bira-Bulukumba yang rusak parah sepanjang 35 kilometer. Insya Allah satu-dua hari ini jika tidak hujan, kami segera menambal jalan rusak poros Bira-Bulukumba. Selama ini kami belum lakukan penambalan karena cuaca tidak mendukung dan jika dipaksakan tidak maksimal,”kata bagian pelaksana kegiatan jalan provinsi BBJN VI Makassar Alber, setelah berkoordinasi dengan DPRD Bulukumba, kemarin.

Dia menjelaskan bahwa BBPJN hanya menambal jalan poros nasional di Kelurahan Tana Beru, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba. Alasannya,tahun ini belum ada anggaran untuk perbaikan. Anggota Komisi III Bidang Pembangunan DPRD Bulukumba Andi Bahman mengatakan, tidak ada alasan provinsi menunda perbaikan jalan poros Bira-Bulukumba karena ini sudah sangat mendesak. Jalan ini sulit dilalui akibat kerusakan yang cukup parah.

“Kalau tidak ada anggaran perbaikan, harus ditambal agar lubang menganga di sepanjang jalan bisa ditutup karena membahayakan pengendara,” kata anggota Dewan daerah pemilihan (dapil) Bonto Bahari,Herlang,itu. Legislatif Golkar itu mengatakan, jika tidak segera dilakukan, masyarakat Bonto Bahari akan menutup akses jalan poros Bira menuju penyeberangan Kepulauan Selayar itu.

“Mudah-mudahan satu-dua hari ini pihak BBJN merealisasikan janjinya menambal jalan rusak itu,”tandas dia. Bagian Unit Pelaksana Teknis Wilayah VI Makassar Dinas Bina Marga selama ini belum menambal jalan poros Bira-Bulukumba karena kehabisan material aspal.“Faktor cuaca juga tidak mendukung,”papar salah seorang staf Bina Marga Ahmad saat ditemui di kantornya, kemarin.

Masyarakat Bonto Bahari kembali mengancam akan menutup akses jalan jika tuntutan perbaikan jalan tidak dipenuhi. Bahkan,mereka mengancam memblokade akses jalan itu hingga ke Pelabuhan Tanjung Bira. Masyarakat Kecamatan Bulukumpa,Kabupaten Bulukumba, juga melayangkan ancaman penutupan akses jalan jika perbaikan jalan di wilayahnya tidak segera dilakukan.

Jalan poros Kecamatan Bulukumpa- Kajang ini sudah rusak parah sehingga pengguna jalan kesulitan melalui jalan ini.Kerusakan jalan tersebut sepanjang kurang lebih 15 kilometer. “Kalau tidak segera direalisasikan perbaikan jalan,warga akan memblokade jalan poros kecamatan itu,”tutur Ketua Forum Komunikasi Pemuda Pelajar (FKPP) Bulukumba Asri Pato di Bulukumba.

Sementara itu,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba merealisasikan pembayaran ganti rugi lahan milik warga terkena dampak proyek (WTP) pelebaran jalan nasional paket ESS-04 poros Bulukumba- Tondong Sinjai. Pembayaran tersebut dilakukan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bulukumba, kemarin. Sebanyak 1.410 orang WTP dengan nilai ganti rugi Rp9,5 miliar lebih.Secara keseluruhan biaya ganti rugi pembebasan lahan untuk poros ini Rp9,9 miliar lebih yang akan dibayarkan kepada 1.455 WTP. Demikian catatan online blog Mbuh tentang rusak parah sepanjang 35 kilometer.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel