PT Jalan Tol Seksi Empat

PT Jalan Tol Seksi Empat (JTSE) menaikkan tarif masuk jalan tol naik antara Rp500 hingga Rp1.000 untuk semua jenis kendaraan. Tarif baru ini mulai berlaku pukul 00.00 Wita tadi malam. Direktur PT JTSE Anwar Toha mengatakan,kenaikan tarif tol tersebut khusus Jalan Tol Seksi Empat. Bentangannya mulai depan fly over Jalan Urip Sumoharjo hingga perlimaan Mandai.“Atau tepatnya depan pintu masuk Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar,” kata Anwar di Makassar, kemarin. Panjang jalan tol tersebut adalah 11,57 kilometer (km). Menurut dia, kenaikan tarif Tol Seksi Empat tersebut rata-rata Rp500 hingga Rp1.000 berdasarkan jenis kendaraan.

Untuk golongan satu yang masuk dari Gerbang Biringkaya Tamalanrea sebelumnya Rp6.000 naik menjadi Rp7.000. “Golongan satu adalah kendaraan roda empat,”ujarnya. Sementara golongan dua, jenis kendaraan enam roda sebelumnya Rp9.000 naik Rp10.000. Golongan tiga kategori 10 roda, awalnya Rp12.500 naik menjadi Rp13.500. “Untuk golongan empat kategori empat gardan tadinya Rp15.500 naik menjadi Rp17.000. Sementara golongan lima atau trailer dari Rp18.500 naik menjadi Rp20.500,”paparnya.

Untuk gerbang Parangloe, golongan satu tarif lama Rp5.500 naik menjadi Rp6.000. Golongan dua tadinya Rp7.500 naik menjadi Rp8.000, sedangkan golongan tiga tarif sebelumnya Rp10.500 naik menjadi Rp11.000. “Golongan empat sebelumnya Rp13.000 naik menjadi Rp13.500. Golongan lima yang tadinya Rp15.500 naik menjadi Rp16.500,”tuturnya. Sementara itu,gerbang Bira Barat dan Timur untuk golongan satu sebelumnya Rp3.000 naik menjadi Rp3.500.

Golongan dua tarif lama Rp4.500 naik menjadi Rp5.000. Golongan tiga dari Rp6.500 berubah menjadi Rp7.000.“Golongan empat tadinya Rp8.000 naik menjadi Rp8.500, sedangkan golongan lima tadinya Rp9.500 naik menjadi Rp10.500,”katanya. Penyesuaian tarif tol tersebut berdasarkan Undang-Undang (UU) No 38/2004 Pasal 48 serta Peraturan Pemerintah (PP) No 15/2005 Pasal 68 tentang PenyesuaianTarifTol.“Penyesuaian tarif dua tahunan ini berdasarkan perintah UU No 38/2004 dan PP No 15/2005 tentang Jalan Tol,”tandasnya.

Finance Manager PT JTSE Iskandar mengatakan, pendapatan Jalan Tol Seksi Empat pada 2009 sebanyak Rp35,5 miliar. Sementara pada 2010 sebanyak Rp46,2 miliar.Tahun ini ditargetkan pendapatannya bisa naik menjadi Rp48 miliar. “Namun, perusahaan belum untung,”ucapnya. Sejak dibangun 2008, PT JTSE sudah menghabiskan dana sekitar Rp630 miliar untuk pengembangan jalan tol tersebut. Demikian catatan online Mbuh tentang PT Jalan Tol Seksi Empat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel