dilaporkan telah melakukan penipuan

Seorang Kepala Sekolah di Denpasar, Bali, harus berurusan dengan polisi karena dilaporkan telah melakukan penipuan. Ia menjanjikan pengangkatan PNS tanpa tes dengan syarat membayar biaya sebesar Rp 60 juta hingga Rp 75 juta. Penipuan yang telah dilakukan tersangka IKA (59), sejak tahun 2007 silam ini berhasil menjaring 137 korban dengan keuntungan fantastis Rp 4 Miliar 699 juta.

Aksi itu terbongkar setelah tiga orang korbannya yakni Desak Made Dewi, Dewa Gede Dharma Putra, dan Putu Yenik Hartini melaporkann IKA ke Polsek Denpasar Timur pada bulan Februari lalu. Ketiga korban ini sudah habis kesabarannya, karena SK PNS yang dijanjikan oleh Kepala Sekolah SD Negeri IV Penatih Denpasar ini tak turun-turun, meski telah menyetor uang puluhan juta rupiah.

"Tersangka menjanjikan SK PNS tanpa tes, alasannya untuk menggantikan PNS yang telah pensiun. Tetapi dari 137 korbannya tak satupun yang mendapatkan SK tersebut," kata Kapolsek Denpasar Timur, Ajun Komisaris I Gusti Nyoman Wintara, saat konferensi pers di markas Polsek Denpasar Timur, Selasa (17/05/2011).

Setelah memeriksa saksi korban dan melakukan penyelidikan lebih lanjut, polisi membekuk tersangka IKA di rumahnya, Jalan Pertu Laka Peguyangan, Denpasar, pada 6 Mei lalu.

Dari keterangan tersangka, ia bekerja ersama seorang pengusaha asal Jakarta bernama Bambang Subekti. Dari pengakuannya, Bambang Surbekti lah orang yang menawarkan pekerjaan ini kepadanya. Kepada tersangka, Bambang meyakinkan bahwa ia adalah seorang pejabat yang bisa mengangkat PNS.

"Saya selalu transfer uangnya kepada Pak Bambang, karena dia menjanjikan PNS. Ada guru, ada kesehatan tergantung ijazahnya," tutur IKA kepada wartawan. Namun setelah empat tahun menjaring korban, sampai saat ini satu SK pun tak pernah turun seperti yang sudah dijanjikan. Demikian catatan online Mbuh yang berjudul dilaporkan telah melakukan penipuan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel